Sunday, April 27, 2014

Bersin-Bersin Karena Alergi

Bersin-bersin karena alergi merupakan suatu reaksi dari tubuh seseorang yang mana berkaitan dengan peningkatan kadar Imunoglobin E (IgE) dan merupakan suatu mekanisme sistem imun.

Penyebab Alergi

Zat-zat yang bisa menimbulkan reaksi alergi dinamakan alergen. Alergen dapat masuk ke dalam tubuh melalui saluran nafas (inhalan), saluran cerna (ingestan), suntikan (injektan) atau menempel pada kulit (kontaktan). Contoh dari masing - masing alergen tersebut antara lain :

  • Alergen inhalan: tungau debu rumah, serpihan bulu kucing, spora jamur, serbuk sari dari bunga/tanaman.
  • Alergen ingestan: susu, telur, kacang, ikan laut dan obat oral.
  • Alergen kontaktan: kosmetik dan logam (perhiasan, jam tangan, dsb).

Nah untuk gejala bersin-bersin karena alergi umumnya disebabkan oleh alergen inhalan yang bisa terhirup saat bernafas. Masuknya alergen yang terhirup bisa memicu respons imun > terbentuk antibodi > berikatan dengan alergen, kemudian proses tersebut merangsang timbulnya reaksi alergi.

Respon sistem imun yang terjadi melalui antibodi (Ig E) ini bisa mengakibatkan terjadinya asma, bersin-bersin, hidung gatal, hidung meler/ingusan, dan hidung tersumbat.

Rhinitis Alergi

Jenis penyakit alergi banyak macamnya, namun jika gejalanya bersin-bersin, kemungkinan besar Anda menderita Rhinitis Alergi. Penderita rinitis alergi biasanya akan mengalami bersin, hidung tersumbat, rasa gatal di hidung saat terkena alergen-alergen tertentu pemicu alergi.

Tidak jarang gejala rinitis alergi ini bisa juga disertai dengan gejala konjungtivitas, seperti keluarnya air mata, gatal dan kemerahan. Gejala gangguan pendengaran kadang juga dijumpai seperti rasa tersumbat dan kurang dapat mendengar atau mencium dengan baik.

Penyakit rinitis alergi seringkali mengganggu aktivitas dan kualitas hidup penderitanya. Bila penyakit ini dibiarkan, kemungkinan akan berkembang menjadi penyakit kronis seperti penyakit asma.

Mengobati Bersin-Bersin Karena Alergi


Pengobatan alergi bisa dilakukan melalui farmakoterapi (terapi obat) dengan memperhitungkan keamanan, efektifitas dan kemudahan dalam pemberiannya. Kemudian bisa juga dengan imunoterapi serta memberi pengetahuan pada pasien agar bisa paham dan menghindari pemicunya.

Salah satu farmakoterapi yang dianjurkan dalam pengobatan rhinitis alergi adalah dengan obat anti-histamin dari generasi terbaru contohnya seperti Cetirizin. Obat antihistamin generasi terbaru ini berbeda dengan antihistamin klasik/generasi pertama (misalnya chlorpheniramine, cyproheptadine, dexclorpheniramine, dll). Antihistamin generasi kedua/terbaru ini umumnya memiliki efek sedatif yang rendah (tidak/sedikit membuat ngantuk), lebih efektif dan sebagian bersifat anti-inflamasi ringan.

Saat ini salah satu obat anti-histamin, yaitu cetirizin telah masuk ke dalam kategori obat wajib apotek dari Badan POM sehingga dapat dibeli di apotek dalam jumlah tertentu dengan melalui resep dokter.

Selain disebabkan oleh alergi, gejala sering bersin-bersin juga bisa disebabkan oleh za-zat yang bukan alergi (Non-Allergic Rhinitis). Salah satu jenis rhinitis non alergi yang paling umum terjadi dan gejalanya mirip dengan gejala rhinitis alergi yaitu rhinitis vasomotor.

Gejala dari rhinitis vasomotor ini pada umumnya yaitu sering bersin-bersin di pagi hari sesaat setelah bangun tidur. Pemicunya sering kali disebabkan oleh paparan suhu dingin di pagi hari atau karena faktor perubahan temperatur lingkungan. Oleh orang awam gejala ini sering kali disebut bersin-bersin karena alergi dingin, padahal hal tersebut bukanlah alergi.

Jika Anda suka bersin-bersin di pagi hari dan ingin tahu cara mengatasinya, saya sarankan Anda untuk membaca ebook mengatasi bersin yang ada di website www.mengatasibersin.com. Didalam ebook tersebut dijelaskan cara mengatasi sering bersin-bersin secara alami. Panduan didalamnya telah membantu saya sembuh dari gejala bersin-bersin akibat penyakit rhinitis yang sudah saya derita sejak 1 tahun lalu.

Sekian dulu untuk artikel kali ini, selamat mencoba dan semoga Anda bisa sembuh.

3 comments:

  1. Saya udah coba minum obat golongan antihistamin, tapi tetep aja suka bersin-bersin.

    ReplyDelete
  2. Baik, nanti akan saya coba sarannya, biasanya yang alami suka lebih manjur.

    ReplyDelete
  3. Terima kasih atas infonya, kebetulan saya menderita rhinitis sejak lama.

    ReplyDelete

Recent Comments

Bersin-bersin